Ketar-Ketir Direktur BI Perwakilan Kepri Buka Suara, Usai Pegawai Tolak Warga yang Hendak Melakukan Penukaran Uang Logam

Cardovanews.com viral Vidio warga Batam tukar uang di Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Kepri alami penolakan dari petugas BI 13/12/2024

karyawan Bank Indonesia tolak warga sekaligus salah satu Aktivis kota Batam Yusril koto di Kepulauan Riau (Kepri) saat hendak tukar uang logam.

viral usai posting di media sosial tik-tok yang sudah di toton lebih dari 3,2 jt kali, video pria alami ditolak tukar uang logam sebanyak 8 kg.

Tak hanya ditolak, yusril pun menyebut jika petugas malah menyuruhnya untuk membuang saja uang logam yang ia bawa.
Kita bawa uang logam 8 kg, tapi dia (pegawai BI) disuruh buang, Kita masyarakat loh, harusnya ada pelayanan publik,” ujar pengambil gambar dalam video tersebut, dikutip Jumat (13/12/2024).

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim menegaskan bahwa pada prinsipnya, bank sentral tidak pernah menolak permintaan penukaran uang dari masyarakat.

Marlison pun mengatakan bahwa uang rupiah logam sampai saat ini masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Indonesia, Sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran melalui ketentuan Bank Indonesia,” ujar dia kepada awak media.

Jadi, berdasarkan pengakuan Marlison tersebut sudah jelas bahwa tindakan yang dilakukan oleh karyawan BI tersebut kurang tepat, Tak seharusnya karyawan BI menolak penukaran uang logam dengan beralasan tak lagi berlaku alias ditarik dari peredaran.
Selain itu, masyarakat juga dapat menukarkan uangnya ke bank umum, sebagaimana telah diatur dalam Pasal 22 UU Mata Uang Nomor 7 Tahun 2011.

Dalam Pasal 22 UU Mata Uang dijelaskan bahwa penukaran rupiah dapat dilakukan dalam pecahan yang sama atau pecahan lain.
Kemudian, penukaran rupiah yang lusuh dan/atau rusak sebagian karena terbakar atau sebab lainnya dilakukan penggantian dengan nilai yang sama nominalnya. Penukaran rupiah tersebut dapat dilakukan oleh BI, bank yang beroperasi di Indonesia, atau pihak lain yang ditunjuk oleh BI.”Dalam rangka mendukung kelancaran transaksi masyarakat, Bank Indonesia berkoordinasi dengan perbankan berkomitmen untuk menyediakan uang rupiah di seluruh wilayah Indonesia sesuai kebutuhan masyarakat,” ucap Marlison.

Awal Mula Viral

Geger di media sosial seorang pria yang mengaku ditolak oleh karyawan BI saat hendak menukarkan uag logam.
Ironisnya lagi, pria tersebut mengaku tak hanya ditolak uang logam miliknya tetapi juga disuruh untuk dibuang.
Pria tersebut juga sempat adu mulut dengan pegawai bank hingga uang logam berceceran.
“Uang logam gak boleh ditukar, disuruh dibuang bukan framing ya, disuruh buang (uang logam) terus kami kemana tukarnya?” tanya pria dengan nada tinggi, dikutip dari Akun tik tok Yusril koto, oleh awak media Cardova News.

Kalau uang logam gak bisa, kalau uang yang rusak baru bisa,” ujar salah satu diduga karyawan BI “Seharusnya dikasih informasi yang benar pak, jangan disuruh buang, kau jangan ketawa kau,” ujar perekam video.

Perekam video mengamuk dan mengatakan jika uang logam yang ingin ditukarkannya diminta untuk dibuang “Disuruh buang, disuruh buang sama dia, kemudian security menolak kemudian berubah lagi, Pak bisa sampai hari Rabu, beri informasi yang jelas,” ungkap perekam dengan nada tinggi yang penuh amarah.

Pria itu mengatakan seharusnya jika memang tak bisa ditukar, sebaiknya karyawan memberikan informasi yang jelas.
“Seharusnya dikasih informasi yang jelas, ini uang dicetak oleh BI, terus dibilang suruh buang,” ungkap perekam video.
Terjadi perdebatan antara perekam video dengan diduga karyawan BI, “Loh kan bapak tadi yang mau buang, kan tadi saya tanyakan bapak ditanyakan ke dalam, kalau gak saya buang aja, ya udah buang aja kan uang bapak, jadi terserah bapak lah mau buang atau enggak,” ungkap salah satu diduga karyawan BI.

“Kau preman kau, saya emosi di sana saya dicegat katanya gak boleh ditukar, kemudian diubah pak datang lagi hari Rabu sampai Kamis,” ungkap perekam video.
“Kalau uang bapak ini rusak, ditukar pak, tapi kalau ini gak bisa ditukar pak,” jawab diduga karyawan BI.

kegaduan ini terjadi di wilayah Kantor Perwakilan BI Kepri kota Batam