Jakarta, 21 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PAM Jaya bersama Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta menyalurkan bantuan toren air gratis kepada warga di Tugu Utara, Koja.
Program ini menjadi wujud kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang masih menghadapi kendala tekanan air rendah.
Bantuan toren air tersebut diharapkan dapat menjadi solusi penyimpanan cadangan air bersih, sehingga kebutuhan rumah tangga warga tetap terpenuhi meski pasokan air tidak selalu optimal.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya di tengah masyarakat bertujuan untuk menjaga stabilitas akses air bersih.
“Kami hadir memberikan toren agar kebutuhan air masyarakat tetap terjaga,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Solusi Nyata untuk Kebutuhan Air Bersih
Kegiatan ini mengusung semangat “Kartini Masa Kini”, yang tidak hanya mengenang perjuangan perempuan Indonesia, tetapi juga menghadirkan solusi nyata atas permasalahan di lapangan. Kolaborasi antara PAM Jaya dan PKK DKI Jakarta ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Bantuan toren air menjadi langkah strategis, terutama bagi wilayah padat penduduk seperti Koja, yang kerap mengalami gangguan distribusi air bersih.
Dengan adanya fasilitas penyimpanan air, warga dapat mengantisipasi kebutuhan harian saat tekanan air menurun.
Dukungan Warga dan Pemerintah Setempat
Pihak kelurahan serta perwakilan warga menyambut positif program ini. Mereka menilai bantuan tersebut sangat membantu dalam menunjang aktivitas rumah tangga sekaligus menjaga kesehatan lingkungan.
Air bersih menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat, sehingga kehadiran program seperti ini dinilai mampu memberikan dampak langsung yang signifikan, khususnya di kawasan padat penduduk di wilayah Jakarta Utara.
Melalui momentum Hari Kartini, PAM Jaya berharap dapat terus menghadirkan inovasi layanan dan memperluas akses air bersih bagi seluruh masyarakat Jakarta.
[HA]










