Cardovanews.com – Kepemimpinan Pramono – Rano dalam 100 hari pasca dilantik, mendapat apresiasi dari berbagi kalangan. Baik politisi maupun aktifis.
Hal paling menggembirakan orang tua dan siswa miskin yang tertahan ijazahnya berpuluh tahun mendapat perhatian istimewa dari Pramono.
Gubernur kader PDIP ini memutuskan mengambil alih semua biaya menebus puluhan ribu ijazah tersebut oleh pemprov DKI Jakarta. Dan biayanyapun tidak tanggung tanggung hingga mencapai lima ratus miliar lebih. Atas kebijakan keren ini, Pramono mendapat pujian dari masyarakat Jakarta.
Begitu juga dari 40 program prioritas Pramono – Rano dalam kampanyenya yang dijanjikan untuk Jakarta, dipandang cukup memberikan penilaian positif. Karena Pramono banyak membuat terobosan yang gerak cepat terkait kebutuhan mendesak seperti penanganan banjir dan perbaikan data penerima KJP yang sempat menuai protes warga karena ribuan siswa kehilangan haknya.
Menyikapi 100 hari kepemimpinan Pramono – Rano Karno ini, ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Jupiter menyatakan, “(Program dalam) 100 hari kerja Gubernur Jakarta Pramono Anung sudah banyak yang terealisasi,” kata Jupiter ketika dihubungi info Indonesia, Minggu (1Juni 2025).
Pramono tidak hanya omon-omon (bukan sekadar janji), banyak program nyata yang telah dikerjakan dan dilakukan,” jelasnya.
Sejumlah program unggulan berhasil dikerjakan menjelang 100 hari. Salah satunya termasuk relaunching aplikasi JAKI dan peluncuran fitur baru CCTV permukiman yang menjadi bagian dari program smart city Jakarta.
“JAKI relaunching dengan 11 fitur baru, termasuk panic button yang viral karena sangat bermanfaat bagi warga,” jelas Jupiter.
Untuk keamanan lingkungan, Pramono juga telah memasang sebanyak 100 CCTV dan melengkapi 1.400 unit yang telah ada sehingga menjadi 1.500 unit. CCTV tersebut dipasang di disejumlah lokasi strategis, termasuk 12 taman kota baru yang kini dibuka 24 jam.
Selain itu, Transit Oriented Development (TOD) dan mixed use development, peluncuran Blok M Hub, penggratisan Transjabodetabek untuk 15 golongan, dan aktivasi taman kota 24 jam,” kata Jupiter merinci hasil penilaiannya.
Kendati demikian, iya menyebut, terdapat satu yang belum bisa diwujudkan dalam waktu 100 hari yakni Jakarta Fund.
“Jakarta Fund merupakan ide Badan Investasi Daerah yang disampaikan Pramono saat kampanye Pilkada 2024,”.
Jupiter menyampaikan bahwa Pramono berencana menggunakan sekitar Rp3 triliun dana Silpa APBD Jakarta sebagai modal awal, dan mengelolanya secara profesional, seperti Indonesia Investment Authority.
[Sabam Pakpahan]