Cardovanews.com – Temuan BPK Perwakilan DKI Jakarta terkait kasus trilunan kredit macet alias bermasalah di bank DKI yang nilainya fantastis hingga triliunan rupiah, Kamis (30/10/2025).
Dari dokumen yang diperoleh cardovanews setebal 130 halaman dan ditandatangi Kepala BPK Perwakilan Propinsi DKI Jakarta, Ayub Amali tanggal 30 September 2023 dari sumber terpercaya, bahwa audit BPK perwakilan DKI Jakarta ini sangat jelas diuraikan detail beragam penyimpangan. Diantaranya prosedur yang menyimpang dan ketidak sesuaian plafon kredit dengan nilai agunan yang diberikan kreditur.

sebelumnya tidak pernah terpublikasikan ini memicu pertanyaan publik. Bahkan hingga kini kasus ini masih menyimpan
misteri yang gelap pekat tak mendapat perhatian serius dari kalangan dewan di Kebun Sirih, begitu juga inspektorat.
Sikap tegas gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno ditunggu publik untuk berlaku sama dengan sikapnya sebelumnya yang mengultimatum seluruh pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) menyelesaikan seluruh temuan BPKP dalam waktu yang sesingkat singkatnya pertanggungjawaban anggran tahun 2024 lalu.
Sumberi cardovanews dari Subdit Tipikor Polda Metro Jaya mengakui pihaknya sedang mendalami kasus ini. “Mudah mudahan setelah Sertijab (Serah Terima Jabatan) Dirkrimsus kasus ini segera naik ya”, terangnya.
Untuk diketahui bahwa baru baru ini terjadi pergantian, rotasi dan promosi dilingkup Polda Metro Jaya. Dalam surat telegram bernomor ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025, ada dua jabatan direktur reserse di Polda Metro Jaya yang dirotasi. Yakni Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya yang semula dijabat oleh Kombes Ade Safri Simanjuntak, kini digantikan oleh Kombes Edy Suranta Sitepu.
Cardovanews telah berupaya konfirmasi kasus ini dan tindaklanjutnya dari pihak Pemprov DKI Jakarta ke Michael Rolandi Cesnanta Brata sebagai Komisaris bank Jakarta merangkap jabatan Kepala BPKD DKI Jakarta, namun tak mendapatkan respon.
Begitu juga Fakhrurroji pihak bank Jakarta tak mengindahkan konfirmasi lewat telpon selulernya maupun pesan singkat di WhattsAppnya.
Salah satu kreditor terbesar hingga plafon kreditnya triliunan yaitu Perumda milik pemprov DKI Jakarta yakni PT. PJA dikonfirmasi Direktur Utamanya, Winarto tak bereaksi saat dikonfirmasi.
Tercatat pula beberapa perusahan yang mendapatkan fasilitas kredit jumbo yakni PT. WSBP, PT. RMU dan PT. PGA.
Berikut ini beberapa penerima kredit Jumbo dari bank DKI Periode 2021 hingga 2022.
Harapan publik tak lain dialamatkan ke pihak Tipikor Polda Metro Jaya. Dirkrimsus baru, Kombes Edy Suranta Sitepu menjadi harapan membuka tabir gelap kasus ini.
[SP].










