Kawal Laju Investasi, Amsakar Pastikan Pertumbuhan Batam Tetap Inklusif dan Berkelanjutan

Cardovanews.com – BATAM — Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, kembali menegaskan komitmennya menjaga kualitas pertumbuhan ekonomi Kota Batam agar tetap sehat, adil, dan berkelanjutan, (19/11/2025).

Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa pada Sabtu (15/11/2025), sebuah pertemuan strategis yang berfokus pada penguatan persaingan usaha di daerah.

Menurut Amsakar, percepatan investasi bukan sekadar mengejar angka realisasi, tetapi memastikan seluruh pelaku usaha—baik korporasi, UMKM, maupun koperasi—dapat bertumbuh di level yang sama.

“Batam tidak boleh tumbuh dengan cara mengorbankan pelaku usaha kecil. Kita ingin pertumbuhan yang inklusif,” ujarnya.

Pertemuan yang turut dihadiri Sekda Batam Firmansyah serta Kepala DPMPTSP Reza Khadafy itu juga membahas implementasi Koperasi Merah Putih (KMP). Amsakar menegaskan bahwa KMP bukan hanya program nasional, tetapi instrumen untuk memperluas pemerataan ekonomi hingga tingkat kelurahan.

Ia memastikan berbagai kebutuhan dasar KMP—mulai dari lahan standar nasional, bangunan, hingga pembiayaan unit—telah disiapkan. Struktur keanggotaannya pun dirancang inklusif, melibatkan anggota dari 19 RW, 95 RT, hingga sekitar 20 ribu warga usia produktif, sehingga tidak menjadi wadah eksklusif bagi kelompok tertentu.

Ekonomi Batam Terus Menguat

Narasi pemerataan tersebut sejalan dengan performa ekonomi Batam yang terus menunjukkan penguatan. Di bawah kepemimpinan Amsakar bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, ekonomi Batam tumbuh 6,66 persenpada triwulan II 2025, melampaui rata-rata nasional. Hingga September 2025, realisasi investasi mencapai Rp54,7 triliun, atau 91 persen dari target Rp60 triliun.

Pertumbuhan ini terutama didorong oleh sektor manufaktur, industri galangan kapal, serta pembaruan layanan perizinan yang kini terus disederhanakan. Amsakar menyebut penyelarasan tata ruang laut serta perbaikan 1.416 jenis layanan perizinan di 16 sektor akan terus dipacu agar investasi tidak tersendat.

KPPU dan Pemkot Batam Perkuat Kolaborasi

Di akhir pertemuan, Pemkot Batam dan KPPU sepakat memperkuat sinergi untuk memastikan jalur pertumbuhan ekonomi tetap sehat dan bebas dari praktik tidak fair. Amsakar menegaskan pemerintah daerah akan terus memperkuat kemitraan dengan UMKM, menghadirkan KMP secara inklusif, dan memastikan investasi besar tidak memarginalkan usaha kecil.

“Tugas pemerintah adalah memastikan semua tumbuh bersama. Batam harus maju, tetapi cara majunya juga harus benar,” tegasnya.

Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa mengapresiasi kebijakan Batam yang membuka ruang bagi pelaku usaha kecil agar dapat berkompetisi secara sehat. Ia juga menegaskan bahwa KPPU tengah menyiapkan kajian nasional untuk memastikan KMP tidak memunculkan monopoli baru di daerah.

“Koperasi itu amanah. Kami ingin Batam menjadi contoh tata kelola yang bersih dan berkeadilan,” ungkap Ifan.

Audiensi dua lembaga tersebut semakin menegaskan posisi Amsakar sebagai pemimpin yang tidak hanya mengejar percepatan investasi, tetapi juga memastikan tata kelola ekonomi tetap transparan, inklusif, dan berpihak pada masyarakat.

(Red).