Indeks

Berita Suka Cita Kenaikan Gaji RT/RW Demokrat DKI Sebutkan Perjuangan Panjang Legislator Kebon Sirih

Cardovanews.com – Ditengah hiruk pikuk tuntutan pelayan prima aparatur pemprov DKI Jakarta, legislator Kebon Sirih ( DPRD) tak luput memperhatikan operasional aparat terendah yaitu RT/RW yang jumlah tidak kurang dari 31 ribu.
Kenaikan tunjangan operasional ini direncanakan bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Dan untuk tahap pertama dibulan Oktober nanti akan dimulai dengan kenaikan 25%.
Menyikapi kenaikan dana operasional RT/RW ini, politisi partai berlambang Mercy, Mujiyono yang dihubungi info Indonesia, Sabtu (25/07) menyatakan apresiasinya.
“Kami dukung sepenuh hati. Dan perlu diketahui sejak lama kami di DPRD memperjuangkan ini”, tegas Mujiyono.
 Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menjelaskan rencananya, penambahan anggaran operasional itu akan mulai dicairkan pada Oktober 2025.
Dia mengatakan usulan kenaikan dana operasional tersebut sudah cukup lama diperjuangkan oleh legislator.
Mengingat, RT dan RW memiliki peran penting dalam memenuhi pelayanan publik.
Mujiyono menambahkan, kenaikan dana operasional RT dan RW harus dibarengi dengan peningkatan kinerja.
Dengan demikian, pelayanan publik dapat terpenuhi secara optimal.
“RT dan RW perlu lebih aktif melayani warga,” kata politisi Partai Demokrat itu.
Peran dan fungsi RT/RW diantaran membantu urusan administrasi, menjaga lingkungan, dan cepat tanggap terhadap masalah sosial.
Selain itu, ia menghimbau agar Pemprov DKI Jakarta membina dan mengawasi RT dan RW di masing-masing kelurahan.
Dengan begitu, penggunaan dana operasional tepat sasaran. “Dana yang naik harus digunakan dengan benar, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan,” pungkas Mujiyono.
[SP]
Exit mobile version