Batam– Koordinator Umum Gerakan Nasional Tolak LGBT Batam, Rudi Susanto, mendesak Pemerintah Kota Batam bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), lembaga adat, tokoh agama, dan elemen masyarakat untuk memperkuat upaya perlindungan generasi muda melalui kebijakan dan program yang dianggap mampu menjaga nilai-nilai sosial, budaya, dan moral di Kota Batam.
Dalam keterangannya, Rudi menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap berbagai fenomena sosial yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk isu terkait orientasi seksual dan identitas gender yang menurutnya menjadi perhatian sebagian kalangan masyarakat di Kota Batam.
“Kami meminta Pemerintah Kota Batam bersama DPRD, Forkopimda, tokoh agama, serta lembaga adat seperti Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau untuk duduk bersama merumuskan langkah-langkah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan guna memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan karakter, dan perlindungan generasi muda,” ujar Rudi.
Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan melalui pendekatan edukatif, sosial, budaya, dan keagamaan dengan tetap menghormati hukum yang berlaku serta hak setiap warga negara.
Rudi menilai bahwa Batam sebagai kota yang terus berkembang memerlukan perhatian khusus terhadap pembinaan generasi muda agar memiliki karakter yang kuat, berakhlak, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat memperkuat regulasi dan program pembinaan masyarakat yang berorientasi pada pembangunan karakter, ketahanan keluarga, dan perlindungan anak serta remaja. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan kondusif bagi masa depan generasi muda Kota Batam,” katanya.
Gerakan Nasional Tolak LGBT Batam juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, institusi pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga pemangku kebijakan untuk meningkatkan peran dalam pendidikan moral dan karakter generasi muda.
Di akhir pernyataannya, Rudi menegaskan bahwa pihaknya siap berdialog dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam merumuskan solusi yang konstruktif demi kemajuan Kota Batam dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
red










