Pramono Serahkan Penghargaan Kontingen POMNAS XIX di Peresmian Gedung Baru Dispora DKI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyerahkan penghargaan dan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan asisten pelatih peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Jawa Tengah, di gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Timur, Jumat (8/5).

Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan, pemberian apresiasi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam menjaga sportivitas dan menghargai kerja keras para atlet Jakarta.

“Hari ini saya bersyukur bisa memberikan penghargaan untuk para kontingen Pekan Olahraga Mahasiswa yang ke-19 yang diadakan di Jawa Tengah, di mana Jakarta menjadi juara umum. Apresiasi atau penghargaan ini diberikan kepada atlet, pelatih, dan asisten pelatih,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, ekosistem olahraga di Jakarta saat ini sudah berjalan baik. Hal ini ditunjukan dengan pemberian apresiasi yang lebih besar kepada para pelatih.

“Baru pertama kali yang namanya pelatih bisa menerima lebih banyak dari atlet yang menjuarai hampir tiga medali atau empat medali emas pada waktu itu,” kata dia.

Pramono kemudian mengingatkan agar prestasi di tingkat mahasiswa ini harus menjadi batu loncatan menuju ajang pertandingan yang lebih besar, yakni PON di NTT-NTB mendatang. Ia menekankan prestasi atlet Jakarta tidak boleh lagi hanya di tingkat lokal, melainkan harus mampu bersaing di level dunia.

“Atlet harus rajin untuk berprestasi, tidak hanya menjadi jago kandang, tetapi juga saya berharap tadi diperkenalkan dengan kontingen yang memperoleh dua medali emas di SEA Games,” kata Pramono.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, Andriansyah menyampaikan, penghargaan dan apresiasi diberikan kepada para pelatih, asisten pelatih, dan atlet-atlet POMNAS XIX Jawa Tengah.

Kontingen Provinsi DKI Jakarta mengikutsertakan 74 atlet dan asisten pelatih dan mengikuti sebanyak 17 cabang olahraga. Kontingen DKI Jakarta berhasil mempertahankan juara umum dengan meraih 81 medali emas, 54 perak, dan 51 perunggu.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan dengan rincian: untuk olahragawan atau atlet perorangan emas Rp30 juta, perak Rp15 juta, dan perunggu Rp7,5 juta ” terang Andriansyah.

Sedangkan untuk beregu, masing-masing atlet mendapatkan Rp21 juta untuk medali emas, Rp10,5 juta untuk perak, dan Rp 5.250.000 untuk perunggu. Sementara untuk pelatih perorangan peraih medali emas mendapatkan Rp18 juta, perak Rp9 juta, dan perunggu Rp4,5 juta.

Untuk menambah motivasi pelatih, Dispora DKI juga memberikan kelipatan untuk pelatih-pelatih yang mencetak atlet-atletnya dengan memperoleh emas yang banyak.

“Jadi kita tambah untuk medali kedua dan seterusnya mendapatkan 35 persen. Untuk beregu, emas Rp24 juta, perak Rp12 juta, perunggu Rp6 juta. Demikian juga untuk medali kedua dan seterusnya mendapatkan tambahan 35 persen,” lanjutnya.

Sementara untuk asisten pelatih peraih medali emas mendapatkan Rp9 juta, perak Rp4,5 juta, perunggu Rp2.250.000 juta, serta kelipatan medali kedua dan seterusnya mendapatkan 35 persen.

“Untuk beregu, emas Rp12 juta, perak Rp6 juta, perunggu Rp3 juta, untuk medali kedua dan seterusnya mendapatkan 35 persen,” tandasnya.

Untuk diketahui, DKI Jakarta keluar sebagai Juara Umum POMNAS XIX yang diselenggarakan di Jawa Tengah (19-27 September 2025). Kontingen DKI Jakarta berhasil mempertahankan gelar juara umum dengan perolehan medali yang dominan, disusul Jawa Tengah sebagai peringkat kedua dan Jawa Timur di posisi ketiga.

[Sabam Pakpahan]