Penetapan 3 Tersangka Baru Perkara Tindak Pidana Korupsi dan/atau Gratifikasi Terkait Penanganan Perkara di PN Jakarta Pusat

Cardovanews.com – Tim Penyidikpada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung melakukan tindakan penggeledahandi 3 (tigatempat yaitu di JeparaSukabumi dan Jakartaberkaitan dengan penyidikan perkara dugaan tindak pidanakorupsi suap dan/atau gratifikasi terkait penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 12/04/2025.

Adapun barang bukti yang diperoleh dalam penggeledahantersebut antara lain:

1. –     40 (empat puluhlembar mata uang dolar Singapura pecahan SGD 100; 
– 125 (seratus dua puluh lima) lembar mata uang dolarAmerika pecahan USD 100

Disita di rumah Tersangka MAN di Jl. PerintisKemerdekaan 26 No. 25, Kelurahan PanggungKecamatan Tegal Timur, Tegal, Jawa Tengah.

2. –     10 (sepuluhlembar dolar Singapura uang pecahanSGD 100
– 74 (tujuh puluh empatlembar dolar Singapura pecahanSGD 50 

Disita di Rumah Tersangka AR Jl, Kikir No. 26, RT 1/RW 4, Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

3. –     3 (tiga) unit mobil yaitu 1 (satu) Toyota Land Cruiser dan 2 (dua) Land Rover;
– 21 (dua puluh satu) unit speda motor;
– 7 (tujuh) unit sepeda.

Disita di Rumah Tersangka AR Jl, Kikir No. 26, RT 1/RW 4, Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. 

4. Uang senilai USD 36.000

Disita di rumah Sdr. AM di Jepara.

5. 1 (satu) unit mobil Fortuner

Disita di rumah Sdr. AM di Jepara.

6. Uang senilai SGD 4.700

Disita dari kantor Tersangka MS.

7. Uang tunai Rp616.230.000.

Disita dari rumah Sdr. ASB.

Selanjutnya Penyidik melakukan pemeriksaan terhadapbeberapa orang di Kantor Kejaksaan Agung, antara lain DJU selaku Hakim Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, ABS selaku Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, AL selakuHakim Ad Hoc pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan saksiatas nama DAK dan Lselaku staf legal PT Daya LabuhanIndah Grup Wilmar, serta AH dan TH selaku Karyawan Indah Kusuma.

Adapun hasil dari pemeriksaan para saksi tersebut diperolehfakta sebagai berikut:

• Bermula adanya kesepakatan antara Tersangka AR selakupengacara Tersangka Korporasi Minyak goreng denganTersangka WG untuk mengurus perkara korupsi 3 korporasi minyak goreng dengan permintaan agar perkaratersebut diputus Onslag dengan menyiapkan uang sebesarRp20.000.000.000, (dua puluh miliar), 
• Selanjutnya kesepakatan tersebut disampaikan oleh Tersangka WG kepada Tersangka MAN agar perkaratersebut diputus Onslag, dan Tersangka MAN menyetujuipernintaan untuk diputus Onslag namun meminta agar uang Rp20.000.000.000 dua puluh miliar tersebut di kali 3 sehingga totalnya menjadi Rp60.000.000.000 (enam puluhmiliar);
• Kemudian Tersangka WG menyampaikan kepadaTersangka AR agar menyiapkan uang sebesarRp.60.000.000.000 (enam puluh miliar) dan menyetujuipermintaan tersebut;
• Lalu Tersangka AR menyerahkan uang Rp60.000.000.000 (enam puluh miliartersebut dalam bentuk mata uang dolarAmerika kepada Tersangka WGlalu uang tersebutdiserahkan kepada Tersangka MANDari kesepakatantersebutTersangka WG mendapatkan USD 50.000sebagai jasa penghubung dari Tersangka MAN;
• Setelah uang tersebut diterima oleh Tersangka MAN yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan NegeriJakarta Pusat menunjuk Ketua Majelis Hakim yaitu DJU, Hakim Ad Hoc AL, dan ASB sebagai hakim Anggota;
• Kemudian setelah terbit penetapan sidang, TersangkaMAN memanggil DJU selaku Ketua Majelis, ASB selakuhakim Anggota dan memberikan uang dolar Amerika yang jika dirupiahkan setara Rp4.500.000.000 (empat miliarlima ratus juta rupiah) dengan tujuan untuk uang bacaberkas perkara dan agar perkara tersebut diatensi.
• Kemudian uang Rp4.500.000.000 tersebut dimasukkan kedalam goodie bag yang dibawa oleh ASB, kemudiandibagi 3 (tigakepada

1. ASB.

2. AL.

3. DJU.

• Kemudian pada sekira bulan September atau Oktober 2024, Tersangka MAN menyerahkan kembali uang dolarAmerika yang setara dengan Rp18.000.000.000 (delapanbelas miliar rupiah) kepada DJU yang kemudian oleh DJU dibagi 3 di depan Bank BRI Pasar Baru Jakarta Selatan dengan porsi pembagian yaitu:

1.   Untuk ASB menerima uang dolar yang setera denganRp4.500.000.000 (empat miliar lima ratus juta rupiah).

2. DJU menerima uang dolar setara denganRp6.000.000.000 (enam miliar rupiah) dari uang bagianDJU tersebut diberikan kepada Panitera sebesarRp300.000.000.

3. AL menerima uang berupa dolar Amerika yang seteradengan Rp5.000.000.000 (lima miliar).

Sehingga total seluruhnya yang diterimaRp22.000.000.000 (dua puluh dua miliar

• Bahwa ketiga hakim tersebut mengetahui tujuan daripenerimaan uang tersebut agar perkara tersebut diputusOnslag dan pada tanggal 19 Maret 2025 perkara tersebut di putus Onslag.

Bahwa berdasarkan alat bukti yang cukup pada malam hari inipenyidik menetapkan 3 orang sebagai tersangka, masing-masing:

1. Tersangka ABS selaku Karir pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, berdasarkan:
a. Surat Penetapan Tersangka Nomor TAP-25/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 13 April 2025.
b. Surat Perintah Penyidikan Nomor PRIN-27/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 13 April 2025.
2. Tersangka AM selaku Hakim AD Hoc, berdasarkan:
a. Surat Penetapan Tersangka Nomor TAP-26/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 13 April 2025.
b. Surat Perintah Penyidikan Nomor PRIN-28/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 13 April 2025.
3. Tersangka DJU selaku Hakim karir pada PengadilanNegeri Jakarta Selatan, berdasarkan:
a. Surat Penetapan Tersangka Nomor TAP-27/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 13 April 2025.
b. Surat Perintah Penyidikan Nomor PRIN-29/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 13 April 2025.

Adapun Tersangka ABS, Tersangka DJU, dan TersangkaAM disangkakan melanggar:

Pasal 12 huruf c jo. Pasal 12 B jo. Pasal 6 Ayat (2) jo. Pasal 18 jo. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentangpemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubahdengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentangPerubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentangPemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Para Tersangka dilakukan penahanan Rutan selama 20 hari kedepan, berdasarkan:

a. Surat Perintah Penahanan Nomor: 25/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 13 April 2025 atas nama Tersangka ASB di Rutan Salemba Cabang KejaksaanAgung;
b. Surat Perintah Penahanan Nomor26/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 13 April 2025 atas nama Tersangka AM di Rutan Salemba Cabang KejaksaanAgung;
c. Surat Perintah Penahanan Nomor: 27/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 13 April 2025 atas nama Tersangka DJU di Rutan Salemba Cabang KejaksaanAgung.