Cardovanews.com – Kepastian ini diperoleh dari keterangan kontraktor muda yang sudah menjajal pembangunan dunia waduk sejak tiga tahun lalu. Tepatnya pembangunan waduk Kampung Dukuh Satu dan Waduk Kampung Dukuh Dua Kampung Rambutan Jakarta Timur.
Hendrik Sidabutar, Dirut PT Varas Ratubadis Prambanan kepada Cardovanews, Minggu (30/11/25) menuturkan, proyek pembangunan Waduk Giri Kencana ini akan segera selesai. Pastinya Desember besok selesai lah”, katanya.
Dijelaskan Hendrik, dalam kawasan waduk ini, sangat banyak fasilitas yang dibangun. Selain jogging track keliling waduk, disini juga dilengkapi Mushola, Play Ground, Lapangan Basket, Out dor Gym, Gazebo dan Sitting-sitting.
Semua fasilitas ini diorientasikan untuk kepentingan publik. Terutama warga sekitar Kelurahan Cilangkap akan dimanjakan dengan penambahan satu fasilitas elit mewah ini.
Konsep pembangunan waduk mengadopsi konsep modern, selain fungsinya pengendali banjir dan resapan. Juga menjadi sarana interaksi sosial masyarakat dengan gratis.
Sementara itu, Cardovanews yang meninjau kelokasi pembangunan waduk ini, nampak kesibukan yang luar biasa. Para pekerja diberbagi titik terlihat bekerja dengan semangat, kompak.
Warga sekitar juga ternyata sangat menunggu percepatan penyelesaian waduk ini. “Kami yakin waduk ini akan selesai. Dan istimewanya sudah keliatan waduk ini dibangun kokoh, indah dan dalam pula. Sehingga selain ancaman banjir wilayah ini akan tuntas, kami juga akan menikmati tempat ini sebagai sarana olahraga baru dan wisata yang indah”, sebut Maruli Butar Butar (64).
Berbeda dengan optimisme Maruli, (Purba), seorang warga sekitar waduk ini merasa bersyukur. Pembangunan waduk ini membawa berkah tersendiri. Karena Hendrik Sidabutar melibatkan warga sekitar dalam pembangunan ini. Termasuk mensuplay bahan bahan material.
“Syukurlah pak, lumayanlah kami dapat rejeki juga karena kontraktornya bijak memberikan kesempatan warga sekitar mensuplay material asal sesuai ketentuan dan SPEK (Spesifikasi Tehnis). Wajarlah, kontraktor ini sukses karena konsepnya yang melibatkan warga sekitar, jelasnya.
Dia kita menjelkan, sekurity atau satpam diproyek ini direkrut warga sekitar diberdayakan, hasilnya jelas proyek ini tidak ada gangguan katanya diamini satpam warga Sumur amanggis RT 08/06.
Jejak Rekam Penuh Tantangan
Belakangan nama Hendrik Sidabutar santer dikalangan LSM dan wartawan.
Sukses menyelesaikan tugas tugas pembangunan dua waduk sebelumnya menjadi modal besar Hendrik Sidabutar, Direktur Utama PT Varas Ratubadis Prambanan menaiki anak tangga kejenjang lebih tinggi.
Reputasi perusahaan ini menjadi syarat kompetensi bersaing disaat para kontraktor besar satu per satu mulai berguguran disaat pandemi mendera sejak 2019 lalu.
Putra Siantar Sumatera Utara yang gigih didunia kontraktor ini mengalami banyak kendala, hambatan, rintangan bahkan tudingan tudingan miring.
Tak jarang dia diserang dengan laporan laporan dari masyarakat ke APH. Namun perjalanan waktu sejauh ini membuktikan, kepercayaan pejabat khususnya dilingkungan pemprov DKI nampaknya makin tinggi.
Kinerjanya dan hasil akhir proyek proyeknya dinilai berhasil dengan baik. Sehingga semakin tahun semakin besar pula raihan kepercayaan pejabat kepada pria paruh baya ini.
Menyiapi pandangan miring tersebut, Hendrik tidak ambil pusing. “Biasalah soal sudut pandang orang berbeda itu ya. Ada yang melihat negatifnya, ada positifnya. Itu sudah hukum alam yaa.
Tapi kita prinsipnya kerja sesuai kompetensi dan kemampuan kita. Kita berusaha sebaik baiknya. Bahwa ada kendala dan hambatan itu memang sudah resiko kita pengusaha ya.
” Saya kira dibidang manapun sama. Tantangannya sama. Namun kita kan fokus pada tanggungjawab kita. Kita tidak saja bertanggungjawab kepada pejabat. Tapi ini uang negara yang kami pertanggungjawaban kepublik dan ada pertanggungjawaban hukumnya.
Begitu juga, hasil hasil pembangunan itupun semua didedikasikan untuk kepentingan masyarakat sesuai perencanaan pemerintah dan keinginan publik”, pungkasnya.
[Sabam Pakpahan]










